Algoritma Thinning Citra Terbalik untuk Sistem Pengenalan Pola Sidik Jari

Author : Sudiro, Sunny Arief ;

Sistem pengenalan pola sidik jari merupakan salah satu sistem biometrik yang paling populer disamping tingkat akurasi yang baik juga lebih mudah daripada sistem biometrik lainnya. Meskipun demikian pada sistem pengenalan pola sidik jari, proses awal untuk mendapatkan ciri-ciri khusus tidak mudah dan memerlukan waktu. Salah satu proses tersebut adalah penipisan citra atau yang dikenal dengan thinning. Algoritma thinning sangat tergantung pada representasi bit dari citra yang akan diproses, pada umumnya adalah bit 1 untuk citra gelap dan bit 0 untuk citra terang. Seperti halnya citra sidik jari biasa direpresentasikan dengan bit 1 untuk ridge (bukit) dan bit 0 untuk valley (lembah/kerut). Pengenalan pola sidik jari pada umumnya mengolah citra ridge untuk proses ektstraksinya, sedangkan lebar/ketebalan ridge pada umumnya lebih lebar daripada valley (lembah/kerut) sehingga proses thinning akan lebih lama. Pada tulisan ini akan disampaikan algoritma thinning untuk mengolah citra terang bukan citra gelap pada umumnya dan akan diterapkan untuk ekstraksi pola sidik jari dalam sistem pengenalan pola sidik jari berdasarkan citra valley (lembah/kerut)

Keyword : thinning, ekstraksi, ridge (bukit), valley (lembah), pola sidik jari, skeletonisasi

Sumber : http://repository.petra.ac.id/81/

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s