Kecenderungan gaya interior Gereja Katolik di Surabaya

Author : SUGIANTO, SYLVI;

Periode pembangunan yang berbeda dari gereja Kelahiran Santa Perawan Maria dan gereja Hati Kudus Yesus dengan gereja Santa Maria Tak Bercela memberikan sentuhan gaya yang berbeda pula pada ketiga gereja tersebut. Berangkat dari fakta tersebut, penulis mengangkat pembahasan mengenai kecenderungan gaya ketiga gereja Katolik di Surabaya tersebut. Untuk mengetahui kecenderungan gaya yang ada, penulis menggunakan landasan teori gaya dari berbagai zaman serta sejarah arsitektur yang mengupas sejarah gaya bangunan beserta karakteristik dan perkembangannya dari zaman ke zaman. Dengan menggunakan landasan teori inilah, penulis mulai melakukan pembahasan terhadap ketiga gereja tersebut dengan fokus penelitian: elemen pembentuk interior (plafon, kolom, dan jendela) serta elemen pengisi interior (meja altar, gong, jalan salib, railing tangga). Dari pembahasan inilah, akhirnya ditarik kesimpulan yang menjawab rumusan masalah yang ada, yaitu elemen pembentuk interior ketiga gereja Katolik tersebut cenderung mengandung unsur gaya Gothic dengan pengaruh gaya arsitektur Kolonial Belanda sedangkan elemen pengisi interior cenderung mengandung unsur gaya Modern dengan pengaruh lokal Jawa.

Keyword : catholic church in surabaya, style, style tendency

Sumber : http://repository.petra.ac.id/266/

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s